Tags

, , , , , , , , , , , , , , , ,

Orang tua mana tidak bingung bila anak  terkena cacar air. Kasian rasanya melihat si kecil harus menggaruk sana sini karena gatal, belum lagi dia larangan bermain dan harus “diasingkan” dari saudara dan teman-teman mainnya. Yang namanya tinggal serumah, tentu orang tua menjadi panik cacar akan mewabah ke saudara-saudaranya. Gak kebayang deh repotnya ngurus anak-anak yang rewel. Anak satu saja sudah repot, gimana kalau yang lain kena juga. Pusingnya bukan cuma gimana mengobati si anak, tapi bagaimana caranya agar anak-anak lain tidak jadi tertular. Kami punya pengalaman menangani si kecil yang terinfeksi cacar air. Namun Alhamdulillah, berkat Rahmat Allah yang maha Kuasa, si kecil sembuh dalam waktu kurang dari dua minggu, tanpa meninggalkan bekas cacar yang banyak dan yang paling penting adalah anak-anak kami yang lain tidak tertular.

Image

Saat itu minggu ketiga bulan Mei 2014 tepat dua minggu menjelang Ujian Kenaikan Kelas. Anak kami berjumlah tiga orang. Yang paling besar perempuan duduk di kelas 3 SD, dua adiknya laki-laki kelas  1 SD dan si bungsu baru berusia  4,5 tahun.  Putra kedua, Faiz, yang terkena cacar. Keluhan yang menjadi gejala anak yang terkena cacar air antara lain:

  1. Anak mengalami demam;
  2. Sering mengeluh sakit kepala;
  3. Disertai dengan flu, hidung meler dan batuk-batuk;
  4. Terasa gatal dan timbul bentol-bentol berisi air, terutama di sekitar punggung, perut dan muka.

Kepanikan kami bertambah berat mengingat dua minggu lagi Faiz dan kakaknya harus menghadapi ujian kenaikan kelas. Artinya, kami harus bertindak cepat agar cacar Faiz tidak menular ke saudaranya dan bisa segera sembuh agar dapat mengikuti  ujian. Untuk mengobati cacar air dengan cepat dan mencegah agar anak-anak lain tidak tertular adalah sebagai berikut:

1. Berdo’a kepada Allah SWT

Ini yang paling penting, karena hanya Allah yang menyembuhkan penyakit, manusia hanya berikhtiar dengan cara berobat dan upaya lain yang halal.

2. Segera bawa ke dokter

Lebih cepat tentu lebih baik. Ini penting untuk:

  • Mendiagnosa penyakit untuk memastikan apakah penyakit yang diderita adalah cacar air atau sakit lainnya;
  • Bila positif cacar air, obat yang akan diberikan oleh dokter biasanya adalah untuk mengurangi efek gatal, mencegah infeksi, dan mengurangi penyebaran bentol yang berlebihan;

Saat Faiz diperiksakan ke dokter umum di RS. Budi Lestari Bekasi dan dinyatakan positif cacar air, obat yang diresepkan adalah sebagai berikut:

Image

Karena masih anak-anak, selain salep Acyclovir Cream, obat-obat di atas racik dalam bentuk puyer sehingga mudah disuapkan pada anak. Aturan minumnya adalah3 (tiga) kali sehari sesudah makan. Adapun acyclovir dioleskan tipis pada setiap bentolnya. Namun meskipun bentolnya tidak terlalu banyak, rasanya cukup merepotkan kalau harus mengoleskannya satu persatu. Maka untuk pengobatal luar dan meredam gatal, kami lebih sering menaburkan bedak salicyl menthol  daripada mengoleskan krim Acyclovir.

3. Isolasi  dan Dukungan Psikologis

Ini adalah bagian tersulit. Tinggal satu rumah yang tidak terlalu besar dan tidur bersama-sama berlima dalam satu kamar memang sangat mengkhawatirkan. Beberapa hal yang kami upayakan adalah sebagai berikut:

  1. Semaksimal mungkin agar anak yang terkena cacar tidak menyentuh langsung (kontak langsung) dengan kulit anak-anak lain yang sehat, meskipun itu sulit karena adik bungsu mungkin sulit memahami mengapa dia harus menjauh dari kakaknya.
  2. Dirawat oleh orang dewasa yang sehat dan sudah pernah terkena cacar sebelumnya. Hal ini karena orang yang mempunyai riwayat pernah terkena cacar memiliki imunitas lebih tinggi sehingga sulit tertular.
  3. Beri pelukan hangat buat si anak dan sering-sering lah melakukan itu, karena secara psikologis anak menjadi down dan semakin sedih dikucilkan tidak diperbolehkan main dan berdekatan dengan saudara dan teman-temannya.

4. Tingkatkan stamina dan daya tahan tubuh

Ini bagian yang sangat penting. Karena akan segera menghadapi ujian kenaikan kelas, agar anak-anak lain yang sehat tidak tertular dan Faiz pun bisa cepat sembuh, usaha-usaha yang kami lakukan adalah dengan cara  meningkatkan daya tahan tubuh anak. Langkah pertama kali yang kami lakukan saat mengetahui Faiz terindikasi cacar sebelum dibawa ke dokter adalah memberinya air kelapa ijo (kelapa obat). Kelapa ijo sangat dikenal mempunyai khasiat mendukung fungsi system imunitas tubuh. Selain itu, cara untuk meningkatkan daya tahan tubuh berdasarkan pengalaman kami adalah dengan memberikan ramuan sebagai berikut:

Bahan herbal:

  1. Madu Syamil Anak                                1 sendok makan
  2. Tolak Angin Anak                                  1 sachet
  3. Habbatussauda cair Mabrouk              15 tetes
  4. Propolis Melia Nature                            9 tetes
  5. Minyak Zaitun                                      15 tetes

Cara Penyajian:

Semua bahan di atas dicampurkan jadi satu. Agar tidak terlalu kental, tambahkan satu sendok air minum. Rasanya manis pahit. Ramuan di atas adalah untuk 3 (tiga) anak. Setiap anak satu sendok makan. Diminumkan  2 (dua) kali sehari sebelum sarapan dan sebelum tidur. Sangat baik dalam kondisi perut kosong. Jangan lupa, si kecil yang terkena cacar harus diminumkan terakhir kali untuk mencegah penularan karena penggunaan gelas dan sendok yang sama.

Walhasil, Alhamdulillah Allah mendengar do’a kami sehingga si kecil sembuh dalam waktu relatif cepat dan tidak menulari saudara-saudara lainnya sehingga mereka bisa mengikuti ujian kenaikan kelas dengan hasil yang cukup memuaskan.

Semoga bermanfaat.